Lancar Mudik bersama Balita


Mudik Lebaran bersama balita perlu persiapan khusus, agar mudik berjalan lancar dan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi balita.

Beri tahu anak, kota apa yang hendak Anda kunjungi, berapa lama perjalanan yang akan dia tempuh. Misalnya, “Kita akan ke Ciamis naik mobil. Kalau kita berangkat pagi setelah kamu bangun tidur, kita akan sampai di sana kira-kira jam mandi sore.”  Anak-anak butuh penjelasan kongkrit, juga soal waktu agar dapat mengantisipasi.

Tunjukkan kota yang akan dia kunjungi lewat internet. Jelaskan juga bahasa yang biasa digunakan oleh anak-anak atau orang-orang di kota yang hendak dia kunjungi.  Misalnya, “Di Ciamis, orang-orang berbahasa Sunda. Ayah dan om Didit biasa berbahasa Sunda. Coba tanya Ayah, seperti apa bahasa Sunda itu.” Jelaskan juga tentang makanan khasnya yang perlu dicoba oleh anak.

Minta kerabat Anda untuk mengirim foto terakhir mereka dan anak-anak mereka lewat e-mail untuk ditunjukkan pada anak Anda.  Sebutkan nama-nama saudara yang akan ditemuinya saat mudik. Foto di dalam album biasanya tidak diperbarui, sehingga bisa membingungkan anak ketika melihat sosok aslinya berbeda dengan yang ada di album.

Siapkan tiket pergi-pulang bila Anda menggunakan kendaraan umum agar Anda tidak takut kehabisan tiket saat hendak pulang. Periksa kendaraan bila Anda berencana menggunakan mobil pribadi.

Jangan bawa semua isi lemari anak.  Membawa barang berlebihan akan mengurangi ruang di dalam kendaraan Anda, atau menambah beban bagasi di pesawat. Buat daftar barang penting yang harus dibawa. Selain memudahkan saat berangkat, saat pulang pun Anda dapat mencocokkan barang bawaan Anda dengan daftar yang Anda buat.

Bawa cairan pembersih tangan atau tissue basah untuk membersihkan tangan bila sulit mendapatkan air bersih. Tetaplah jaga kebersihan agar balita Anda terhindar dari penyakit.

Lengkapi kotak P3K di dalam kendaraan untuk mengantisipasi anak cidera atau terluka  selama perjalanan dan di tempat tujuan.  Bila Anda menggunakan kendaraan umum, siapkan plester obat luka di dalam tas Anda.

Persiapkan makanan kecil untuk menjaga agar perut anak tidak kosong.  Anak-anak yang perutnya kosong atau terlalu kenyang cenderung muntah di perjalanan. Bawalah makanan kecil yang padat kalori, misalnya biskuit gandum, roti isi atau makanan tradisional.  Bawakan  minuman sari buah dan air putih. Beberapa anak tidak berselera makan selama di perjalanan yang cukup jauh. Makanan kecil ini penting untuk mengisi perutnya. Risiko pergeseran jadwal makan  sering tak terelakkan. Bersikaplah fleksibel untuk urusan ini, bila Anda baru dapat menemukan restoran setelah lewat jam makan siang.




[ayahbunda.co.id]
Share on Google Plus

About semarang rentcar

0 komentar:

Posting Komentar