Mencecap Pizza Menull dengan Cita Rasa Khas Semarangan


Kota Semarang semakin menahbiskan diri sebagai surganya kuliner. Hal tersebut tak berlebihan lantaran banyak muncul beragam menu-menu unik yang mampu menggoyang lidah para penikmat kuliner.

Selain kaya rasa, warga Semarang rupa-rupanya mampu mengolah menu internasional dengan citarasa lokal. Budi Istianto, merupakan satu dari sekian banyak penjaja kuliner yang berani melakukan gebrakan tersebut.

“Saya sudah dua tahun terakhir menjual pizza dengan mengkombinasikan citarasa lokal,” kata Budi sembari menunjukan pizza kreasinya, Jumat (27/10) pagi.

Dengan brand Pizza Menull, Budi kini semakin bergeliat. Bertempat di rumahnya, di salah satu perumahan Sendangguwo Tembalang, bisnis kulinernya kian berkembang pesat. Semua itu tak lepas dari perjuangannya bersama sang istri yang nekat banting setir menjual pizza.

“Dulu saya cuma punya modal Rp 200 ribu untuk jualan pizza. Saya juga bersyukur karena istri saya sangat kreatif dalam memasarkan Pizza Menull. Hanya bermodalkan telepon genggam, kami menjual secara online,” cetusnya.

Pizza kreasinya memiliki ragam rasa. Budi mengatakan Pizza Menull punya pilihan rasa pisang cokelat, pizza chicken, musroom, pizza zuppa, pizza tuna, pizza ring, pizza paper. Dalam waktu dekat dirinya akan mengombinasikan sambal penyet dengan pizza.

“Saya akan mencoba mengombinasikan pizza dengan sambal penyet. Ini kan khas Semarang pasti digemari banyak orang,” akunya.

Budi menambahkan pizza menull ia jual seharga Rp 35 ribu per loyang. Dengan menggandeng pengojek online, dirinya semakin leluasa memasarkan pizzanya hingga ke pelosok Semarang.

Ia ingin memotivasi kepada anak muda bahwa memulai sebuah usaha tak butuh modal banyak.

“Jangan takut membuka usaha sendiri karena itu justru membuat kita tidak berkembang. Saya saja semula memasak pizza menggunakan teflon. Kemudian ketika ada untung tambahan saya beli alat-alat masak lainnya,” tandasnya.




[metrosemarang.com]
Share on Google Plus

About semarang rentcar

0 komentar:

Posting Komentar