Tips Ngebut Mobil Dengan Aman

Ngebut terlihat sangat mudah. Secara teknis dasarnya, tinggal pijak gas sedalam-dalamnya maka kendaraan anda akan melaju dengan cepat. Sebenarnya bukan hanya itu saja yang harus dilakukan. Karena di balik pijakan pedal gas selain mempercepat laju kendaraan, juga akan menyemburkan adrenalin yang harus dikendalikan. Perhitungan pun sebaiknya jangan pernah terlupakan.

Maraknya kecelakaan karena faktor ‘kecepatan tinggi’ mengingatkan saya kembali ke beberapa tahun lalu. Selagi jalan di depan masih kosong, selagi pedal gas belum mentok, kurang terasa mantap rasanya kalau nggak nyobain kecepatan maksimal kendaraan yang sedang saya kendarai. Hhmm, sekarang saya menyebutnya dengan istilah “Darah muda..”. Darah yang masih pekat & menggebu-gebu membuat adrenalin darah muda lebih berani daripada darah yang udah agak encer, alias darah tua.

Meskipun tidak mutlak, tapi saya mengakui bahwa faktor usia sangat mempengaruhi cara dalam mengendalikan kecepatan saat ngebut. Mungkin anda bisa merasakannya. Selain mental sudah agak down, saya pribadi lebih mementingkan dan memikirkan bahwa “Ada orang-orang yang selalu menanti kedatangan saya dengan selamat di rumah”. Yup, siapa lagi kalau bukan istri & anak. So, saya akan berfikir dua kali untuk bisa menyentuh adrenalin tertinggi sewaktu ngebut dengan mobil. Beda jauh sama waktu masih bujangan dulu. Hehe..

Di rangkum dari Inilah, tips atau cara aman ngebut dengan mobil kaya’nya wajib di baca.

– Pastikan anda telah duduk dengan posisi nyaman

Posisi duduk tanpa disadari kadang-kadang menjadi hal yang disepelekan. Pastikan posisi duduk anda dapat mencapai pusat atas dari setir dengan kedua tangan anda. Ketika anda duduk terlalu jauh dari kemudi, akan menyulitkan anda di saat kondisi darurat. Siku anda harus sedikit terlipat sehingga anda dapat memutar kemudi lebih efektif.

– Gunakan sabuk pengaman

Semakin kencang laju kendaraan anda, maka akan semakin sedikit pula waktu anda dalam kondisi bereaksi secara spontan. Pastikan untuk menggunakan sabuk pengaman untuk mencegah pergerakan tubuh ke posisi yang tidak aman dalam kondisi darurat. Hindari juga melakukan aktivitas yang memaksa anda untuk membagi-bagi konsentrasi anda saat memacu kendaraan (bahkan dalam kondisi tidak ngebut sekalipun). Misanya seperti menelfon, kirim pesan, makan / minum sekalipun mobil anda telah di dukung oleh peralatan canggih untuk dapat melakukannya.

– Kendarai mobil secara halus

Ini merupakan salah satu aspek penting untuk meningkatkan performa kendaraan dan keamaan saat sedang ngebut. Jika anda mengemudi dengan halus, cengkraman roda tidak akan berkurang dan kontrol mobil semakin kuat dalam kecepatan tinggi. Begitupun sebaliknya. Semakin tergesa-gesa anda dalam memindahkan gigi, maka cengkraman roda pada mobil akan semakin berkurang.

– Perhatikan kondisi jalur

Jangan terlena saat sedang memacu mobil anda dalam kecepatan tinggi. Anda juga tidak boleh lengah terhadap jalur jalan yang sedang anda lewati. Jangan pernah memaksakan untuk ngebut di saat jalanan sedang ramai, atau dalam jalur lambat di jalan tol.

– Kurangi kecepatan saat tikungan

Baik itu tikungan yang bersifat landai, hindarilah untuk terus memijak pedal rem. Mempertahankan kecepatan sambil menikung sangat tidak disarankan, karena sangat berbahaya. Gunakan momentum menikung dengan konsentrasi pada setir dan bukaan rem, dan hanya gunakan pedal gas secara bertahap di saat akhir tikungan. Dengan demikian anda telah berusaha untuk menjaga sudut mobil tetap stabil tanpa mengurangi kecepatan anda secara signifikan.

– Hindari Over Steer

Oversteer terjadi ketika anda memaksa untuk memacu kendaraan pada tikungan sehingga menjadikan roda belakang anda menjadi selip. Hilangnya cengkraman dari roda belakang tersebut karena oversteer, dan hal tersebut dapat terjadi karena beberapa faktor. Seperti telat melakukan pengereman saat menikung, melepas pedal gas saat berada di tengah tikungan, atau mengambil sudut tikungan terlalu dekat.

Pastikan roda depan mobil anda mengarah pada arah yang anda inginkan. Selain itu biasakanlah untuk tidak melakukan pengereman secara mendadak. Mengeremlah secara bertahap dalam posisi setir lurus, kemudian baru memasuki tikungan. Jika mobil anda tidak dilengkapi dengan feature Anti-lock Breaking System (ABS), maka ketika berada dalam tahap pengereman sangat penting untuk diperhatikan.

– Kenali tipe mobil anda

Kenali mobil anda kembali. Apakah berpenggerak roda depan, belakang, atau empat roda. Mobil yang menggunakan penggerak roda depan biasanya memiliki handling lebih baik di saat memasuki tikungan dengan cepat. Maka dari itu, biasanya para drifter menggunakan mobil dengan tipe FF (Front Engine Front Drive) yang menjadikan roda depan sebagai acuan.

– Pahami kondisi mobil anda

Jangan lupa untuk cek kembali mobil anda, terlebih ketika anda akan melakukan perjalanan jauh. Periksa kembali kondisi mesin, air radiator, oli mesin, power steering, kestabilan kemudi, tekanan udara pada ban, kinerja kopling dan rem. Karena ketika anda sedang ngebut, anda harus menyadari bahwa anda telah memaksa mesin anda untuk bekerja ekstra. Jangan memaksakan ngebut dengan mobil spesifikasi standard, perhatikan tipe dan ukuran ban, suspensi, bobot total kendaraan serta perangkat rem yang sesuai.

– Sesuaikan dengan kondisi jalan

Kondisi jalanan yang basah dan berkabut jelas akan mengurangi cengkraman ban mobil serta keterbatasan penglihatan anda pada jalan. Jangan berfikir bahwa kondisi cengkraman ban mobil anda tidak berpengaruh terhadap situasi ini. Justru, kegagalan dalam beradaptasi dengan kondisi jalan adalah salah satu penyebab utama kecelakaan.
Share on Google Plus

About semarang rentcar

0 komentar:

Posting Komentar